Tips Mengatasi Masalah Bau Badan (BB)
Penampilan dan pribadi yang baik bisa jatuh seketika karena aroma parfum alami yang keluar dari tubuh, yaitu bau badan. Masalah bau badan memang menjadi satu kerisauan bagi sebahagian orang terutama mereka yang mempunyai gaya hidup aktif. Bau badan juga tidak hanya membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri, tetapi juga mengganggu indra penciuman orang lain. Seseorang bisa saja tidak membuat kesalahan apa pun, namun ia dijauhi oleh orang lain karena satu masalah ini. Banyak yang mengira bau badan ini cukup diselesaikan dengan parfum. Tetapi tidak hanya itu saja, awalnya kita harus mengetahui dan paham dulu masalah sebab terjadinya bau badan ini.
Keringat yang keluar dari tubuh awalnya tidak berbau. Akan tetapi ketika terjadi pembiakan bakteri, keringat berubah menjadi beraroma tidak sedap atau Bau Badan. Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat yang bernama kelenjar ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin terdapat di hampir seluruh permukaan kulit. Kelenjar ekrin sudah ada sejak kecil di mana keringat yang dihasilkannya tidak hanya berfumgsi sebagai alat pengeluaran sisa metabolisme tubuh namun juga berguna untuk mengatur suhu tubuh. Kelenjar apokrin terletak di daerah ketiak, payudara, daerah anus dan kemaluan. Kelenjar apokrin akan berfungsi aktif setelah remaja dan keringat yang dihasilkan dipengaruhi oleh rangsangan emosi. Keringat apokrin mengandung banyak lemak dan protein, yang apabila diuraikan oleh bakteri akan menimbulkan bau yang tidak enak. Bau inilah yang kemudian dikenal sebagai bau badan.
Selain bakteri, beberapa faktor lain pun juga bisa menimbulkan Bau Badan, antara lain kebiasaan makan makanan seperti petai, bawang putih atau makanan yang mengandung alkohol. Gangguan fungsi organ ginjal atau hati pada stadium lanjut akan berdampak pada produksi keringat oleh kelenjar Ekrin.
Selain itu stres juga kondisi yang memacu produksi keringat, sebab kelenjar Ekrin dan Aprokin menjadi lebih aktif.
Ada banyak cara untuk mengatasi bau badan. Berikut ini sebagai tips mengatasi bau badan antara lain :
1. Rajin mandi
Mandi adalah langkah awal yang baik untuk mencegah bau badan. Mandi dengan Pancuran lebih baik dibandingan mandi dengan berendam karena selama air memancar maka akan lebih banyak kotoran dan bakteri yang terbuang dari badan dibandingkan dengan aliran air yang konstan dan tidak mengalir. Mandi ini bisa dilakukan minimal 2 kali sehari.
2. Menjaga kebersihan badan
Bau badan dipengaruhi oleh kebiasan sehari-hari. Karena itu jagalah kebersihan badan untuk mencegah bau badan.
Bau badan identik dengan bagian ketaik saja, padahal ada sumber lagi yang sering kali mengeluarkan bau tidak sedap juga yaitu bagian kaki. maka jaga kebersihan seoptimal mungkin beberapa bagian yang berlipat dan mengeluarkan bau.
3. Gunakan antiperspiran
Deodoran umumnya mengandung seng dan alumunium yang berperan untuk memerangi bakteri penyebab bau badan. Sedangkan antiperspiran bekerja dengan cara menyumbat kelenjar keringat sehingga bakteri tidak dapat berinteraksi dengannya, Sabun antibakteri juga dapat membantu membunuh kuman di tubuh.
4. Asupan nutrisi yang tepat
Perbanyak mengkonsumsi air, nutrisi dan buah-buahan yang mengandung antioksidan. Hindari makan dan minuman yang mengandung kafein, cokelat dan lemak. Bakteri sangat suka pada keringat yang banyak mengandung lemak. Banyak mengkonsumsi caian akan mengurangi kerja kelenjar keringat apokrin sehingga dapat meminimalkan terjadinya bau badan.
5. Rajin mengkonsumsi sayuran hijau
Sayuran berbau wangi seperti daun kemangi sangat bagus untuk menghilangkan bau badan. Dan bau badan vegetarian lebih baik dibanding mereka yang mengkonsumsi daging. Hindari mengkonsumsi sayuran yang berbau menyengat seperti jengkol, petai dan sejenisnya.
(berbagai sumber)
« Waspadai “Disfungsi Ereksi” Mengancam Kaum Muda | Home | Masalah Tidur, Kurang Tidur Menurut Hasil Penelitian »









Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.